DAPATKAN UPDATE TERBARU SEPUTAR BISNIS & MARKETING MELALUI EMAIL

Cara Membuat Reseller Supaya Jago Jualan

Ketika banyak sekali pebisnis bertanya, apa sih yang sebenarnya membuat reseller bisa menghasilkan banyak closing, maka jawabannya adalah PEMBINAAN.

Pada dasarnya Reseller adalah seorang newbie (pemula) dalam berjualan, sehingga yang ia perlukan untuk dapat menghasilkan banyak closing adalah pembinaan tentang cara berjualan.

Ingat reseller hanya setia pada hasil yang mereka dapatkan, yakni komisi penjualan. Nah untuk membantu mereka mendapatkan itu, cara yang bisa Anda lakukan adalah membuat mereka bisa menghasilkan penjualan.

Salah satu kuncinya adalah dengan melakukan pembinaan, agar reseller makin jago untuk jualan.

Sayangnya banyak sekali pebisnis yang melupakan hal ini, mereka sibuk merekrut reseller sebanyak-banyaknya lalu kemudian meminta mereka menjual produknya sebanyak-banyaknya juga.

Tanpa memberikan amunisi dan cara-cara bagaimana mereka dapat berjualan.

Hal ini diakibatkan banyak yang berfikir bahwa yang gabung reseller sudah pasti paham cara-cara berjualan, dan mampu menghasilkan banyak closing.

Kalau memang benar mereka sudah jago jualannya, tentu mereka akan lebih memilih bisnis sendiri saja daripada ikut reseller, betul?

Disebabkan kurangnya pembinaan ini, seringkali bukannya untung yang didapat justru kerugianlah yang akan dialami sang business owner dari segi penjualan.

Lho kok bisa sampai begitu, bukannya pasukan reseller itu untuk menggandakan penjualan?

Ya pasukan yang kaya gimana dulu…

Tanpa teknik jualan yang tepat, penjualan akan menjadi tidak efektif, sehingga target omset tidak dapat diraih apalagi profit.

Selain itu karena kurang ilmunya, tak sedikit reseller yang melakukan cara-cara kurang baik dalam berjualan, contohnya dengan spamming iklan dimana-mana.

Kalau hal tersebut sampai terjadi, kira-kira nama siapa yang akan tercemar? tentu bukan hanya pelakunya, tapi juga produk Anda yang dipasarkan akan kena imbasnya.

Padahal dengan pembinaan yang tepat, Anda bisa membentuk sebuah Pasukan Samurai Penjualan. 

Yaitu Reseller yang penuh dengan loyalitas, integritas, dan tentunya menghasilkan lebih banyak closing untuk Anda.

Lalu bagaimana cara memulai pembinaan reseller yang baik? Yukk silahkan simak bab ini baik-baik, jangan lupa siapkan catatan masing-masing yah ^_^.

 

MEMULAI PEMBINAAN RESELLER

Waktunya memulai membina reseller, menurut pengalaman kami banyak business owner yang jago jualannya, sudah mencetak ribuan closing, ahli strategi marketing dll tapi ngga pede alias percaya diri dalam membina reseller.

Banyak yang kemudian baper, khawatir nanti ada yang nanya kemudian ngga bisa jawab, bingung mau mulai dari materi apa, gimana nanti kalau reseller ngga mengerti apa yang saya sampaikan dan kekhawatiran lainnya.

Good, merasa khawatir bukanlah sesuatu sifat yang buruk. Dengan merasa khawatir, mendorong Anda untuk melakukan persiapan dengan baik agar hal buruk yang dikhawatirkan tidak akan terjadi.

Akan tetapi kalau kekhawatiran sampai membuat Anda tidak melakukan apapun, nah ini baru hal yang tidak bagus.

Bagaimana menghadapi hal tersebut, salah satunya adalah harus tetap positive thinking, befikirlah selalu yang baik-baiknya saja. Daripada berfikir bagaimana kalau gagal, berfikirlah bagaimana ini akan berhasil.

Selain berfikir positif, Anda juga harus mulai membentengi diri dari komentar negatif orang lain. Mulailah memilah dengan baik mana omongan yang harus didengar dan mana yang harus diabaikan, pebisnis jangan BAPER.

Nah kalau sudah siap, yuk kita langsung mulai aja pembinaannya ^_^.

Langkah pertama adalah mulai dengan menentukan topik materi yang akan disampaikan. Tidak semua materi perlu disampaikan,

Anda hanya perlu memilah topik materi apa sajakah yang diperlukan reseller agar jago jualan.

Nah berikut ini saya akan menjabarkan beberapa topik materi dasar yang harus Anda berikan pada Reseller plus rekomendasi sumber materi yang bisa Anda gunakan.

 

ILMU #1 : DASAR – DASAR JUALAN

Dengan asumsi mayoritas reseller adalah newbie atau pemula, maka materi dasar-dasar tentang berjualan pun harus disampaikan.

Terutama mengenai mindset atau pola pikir, etika dalam berjualan dan bagaimana potensi keuntungan yang bisa didapatkan dengan berjualan.

Setelah mengetahui materi-materi tersebut diharapkan para reseller menjadi lebih siap lagi untuk berjualan.

Mindset yang harus disampaikan kepada para reseller adalah bagaimana mereka agar percaya diri untuk berjualan. Tanamkan pada benak mereka jika ualan itu sebuah kegiatan mulia.

Esensi berjualan sebenarnya adalah kegiatan menebar manfaat produk sebanyak-banyaknya pada orang lain. Berjualan juga merupakan kegiatan menolong orang lain dengan solusi yang ditawarkan oleh produk Anda.

Jadi tak perlu malu atau baper jika ada yang tidak mau manfaat atau pertolongan dari produk Anda, fokus cari mereka yang butuh.

Berikutnya mengenai etika juga termasuk hal yang perlu disampaikan pada reseller. Karena seringkali yang melakukan spamming sana-sini tidak menyadari bahwa cara yang mereka lakukan adalah sebuah kesalahan dan mengganggu orang lain.

Anda bisa menyampaikan bahwa bisnis yang dimulai dengan cara-cara yang salah tidak akan pernah bertahan lebih lama bahkan bisa mengakibatkan kerugian.

Selain itu, Anda juga bisa menyampaikan motivasi mengenai potensi berjualan yang sangat besar.

Apalagi zaman sekarang bisnis jadi lebih mudah, potensi jualan online yang bisa menjangkau hingga jutaan orang lokal, bahkan internasional.

Tanpa harus keluar rumah, hanya bermodalkan gadget dan internet saja siapapun bisa membuka bisnis dan menghasilkan.

 

ILMU #2 : PRODUCT KNOWLEDGE

Hal yang paling penting sekali untuk Anda bagikan pertama kali pada reseller adalah tentang pengetahuan produk yang mereka pasarkan.

Karena menurut pengalaman kami dalam membina ribuan reseller, yang paling kenceng jualannya rata-rata adalah yang memahami dengan benar tentang apa yang mereka pasarkan.

Mereka jauh lebih percaya diri dan optimis dalam menjualkan produk, dibanding mereka yang tidak tahu menahu tentang apa yang mereka jual.

Dengan mengetahui seluk beluk produknya, mereka dapat dengan mudah mengungkapkan apa saja kelebihan dan solusi apa yang bisa didapat oleh calon pembeli.

Oleh karena itu, saya sangat menganjurkan reseller pun harus turut menggunakan produk yang mereka pasarkan terlebih dahulu sebelum mulai menjual.

Mulailah menjelaskan dari detail produk, fitur – manfaat produk, kelebihannya dibanding produk lain sejenis, testimony, harga konsumen, pembagian komisi, tata cara pemesanan, teknis pengiriman dan seterusnya.

Anda juga bisa membuat FAQ (Frequently Asked Question) atau pertanyaan yang sering muncul terkait dengan produk Anda.

Misalnya untuk produk kecantikan apakah sudah ada BPOM, untuk produk makanan apakah sudah ada label halal dll.

 

ILMU #3 : SALES FUNNELING

Sales funneling adalah strategi yang digunakan oleh banyak marketer dunia yang terbukti berhasil menghasilkan banyak penjualan.

Funnel dalam bahasa Indonesia berarti corong, sales funneling memiliki arti harfiah corong penjualan. Seperti bentuknya sistem sales funneling ini menyaring beragam kategori market atau prospek.

Ada banyak macam bentuk sales funneling, Anda bisa mulai dari yang paling sederhana yaitu funneling dari cold market, warm market sampai ke hot market.

Para reseller harus mengetahui kalau penjualan itu tidak terjadi serta merta begitu saja. Ada tahapannya, jika langsung berjualan terhadap orang yang belum mengenal Anda kemungkinan besar akan ditolak.

Oleh karena itu diperlukan adanya tahap pengenalan terlebih dahulu, mengubah yang tadinya cold market menjadi warm market.

Selain pengenalan, penjual juga bisa merutinkan sharing dan interaksi agar prospek semakin percaya dengan Anda.

Setelah menjadi warm market, Anda baru bisa mulai menawarkan produk. Karena sudah percaya dan mengetahui kualitas dan manfaat produknya, maka kemungkinan closing menjadi lebih besar.

Setelah prospek menjadi pembeli atau hot market, para reseller bisa menjualkan kembali produk yang lain dikemudian hari dengan lebih mudah.

Inilah sistem funneling sederhana yang harus diketahui oleh para reseller.

 

ILMU #4 : SOSIAL MEDIA MARKETING

Mengapa reseller harus belajar menggunakan sosial media untuk penjualan?

Jawabannya karena mudah karena ada polanya dan sudah terbukti menghasilkan. Anda pun akan lebih mudah mengajarkannya.

Hal ini karena kemungkinan besar hampir semua reseller sudah pernah menggunakan sosial media walau belum menggunakannya sebagai sarana promosi.

Sosial media yang kami sarankan untuk dipelajari adalah Facebook. Selain hampir digunakan oleh banyak orang, facebook juga tergolong mudah dan efektif digunakan sebagai saran penjualan asalkan tau polanya.

Untuk awalan cukup gunakan Facebook Gratisan baru bertahap ke arah Facebook Ads ketika sudah menghasilkan.

Ajari Reseller Anda bagaimana membangun personal branding di FB, memperoleh ribuan pertemanan, membuat status yang menjual, membangun interaksi dengan prospek dan seterusnya.

Jika bisnis Anda lebih banyak menggunakan Instagram daripada Facebook, Anda bisa mengajarkan teknik Instagram terlebih dahulu.

Sediakan gambar-gambar yang perlu mereka posting atau ajari mereka untuk membuat foto yang instagrammable.

Selain itu, Anda juga bisa memberikan tips dan trik agar banjir orderan dari Instagram, seperti teknik memperbanyak follower, memperhatikan waktu posting, mencari hashtag yang menjual dan lain sebagainya.

Selain dua sosial media di atas, Anda juga bisa memberikan materi tentang WhatsApp Marketing. Karena hanya menggunakan sosial media saja tidak cukup tanpa didukung dengan media komunikasi yang lebih intens.

Anda bisa memberikan pengetahuan mengenai fitur-fitur apa saja pada Whatsapp yang bisa digunakan untuk media penjualan.

Mulai dari Whatsapp Group, Broadcast atau status Whatsapp. Anda juga bisa membagikan tips atau strategi untuk mendulang banyak rupiah dengan media chatting satu ini.

 

ILMU #5 : MEMBANGUN DATABASE

Selain ilmu jualan, Anda juga harus membina pasukan reseller agar membangun database pembeli mereka sendiri.

Database merupakan asset yang sangat penting bagi seorang penjual. Karena tanpa memiliki produk dan modal uang sekalipun, seseorang tetap bisa mencetak banyak penjualan hanya dengan modal database pembeli.

Dengan sosial media mereka bisa memperbanyak database degan cara konsisten menambah pertemanan atau pengikut.

Setelah banyak, arahkan pada kolam prospek mereka untuk di edukasi. Bisa ke grup whatsapp atau dengan daftar broadcastnya.

Khusus untuk whatsapp jangan lupa untuk saling save nomor masing-masing. Lakukan secara rutin hingga mencapai ratusan hingga ribuan kontak.

Selain kontak handphone, Anda juga bisa meminta alamat email calon prospek. Dua jenis kontak ini yang biasanya lebih lama digunakan seseorang dibanding kontak yang lain.

Setelah mereka memiliki ratusan hingga ribuan kontak WA atau email, para reseller Anda bisa mulai memprospek setiap kontak tersebut agar membeli produk Anda.

 

ILMU #6 : COPYWRITING – TEKNIK CLOSING

Ilmu tentang membuat tulisan promosi yang menjual dan teknik closing juga perlu dibagikan kepada para reseller.

Tujuannya tidak lain dan tidak bukan yaitu untuk meningkatkan jumlah penjualan mereka. Dengan memahami copywriting dan teknik closing ini, Anda tidak akan menemukan reseller yang kesulitan lagi saat menjualkan produknya.

Untuk teknik copywriting Anda bisa memberikan susunan-susunan apa saja yang ada dalam sebuah kalimat promosi yang menjual.

Mulai dari judul promosi yang membuat orang melirik, memberikan penawaran yang menarik, cara menghilangkan keraguan pembeli dengan kata-kata dan lain sebagainya.

Teknik ini memang tidak bisa saat dipelajari langsung mahir, oleh karena itu dorong para reseller untuk rutin mempraktekkannya.

Dengan mempelajari teknik closing para reseller akan lebih mudah menghadapi berbagai macam pembeli.

Mulai dari yang memberi harapan palsu, banyak sekali bertanya tapi ngga beli, atau yang sudah tanya nomor rekening lalu mundur tanpa berita.

Anda bisa mempersenjatai mereka beberapa teknik closing untuk digunakan mem-follow up calon pembeli yang sudah bertanya atau terlihat tertarik untuk membeli.

 

ILMU #7 : RESELLER BUILDING

Terakhir adalah tentang membangun pasukan reseller. Khusus untuk reseller Anda yang mungkin sudah memiliki kapasitas tertentu dalam melakukan penjualan, ilmu ini sangat diperlukan.

Karena reseller pun berhak untuk naik kelas, meski belum menjadi business owner minimal ia sudah memiliki reseller dibawahnya (sub reseller).

Dengan reseller Anda memiliki sub reseller, otomatis penjualan Anda pun akan lebih meningkat. Tanpa ada biaya tambahan dan tanpa ada pekerjaan tambahan, karena sub reseller dibina dan dikelola oleh reseller. Asyik bukan?

Anda bisa mengajarkan bagaimana cara merekrut reseller, mengelola grupnya, memberikan pembinaan rutin, dan jangan lupa memonitor penjualan sub reseller mereka. Termasuk saran pembagian komisi agar reseller dan subreseller sama-sama diuntungkan.

Nah ketujuh ilmu di atas bisa dibagikan ke tim Anda agar semakin jago lagi jualannya. Tentunya bertahap yah dan pastikan juga mereka dapat memahami setiap topiknya dengan baik.

Hal yang paling penting adalah mempraktekkannya, karena ilmu secanggih apapun tidak akan membuat Anda sukses tanpa mempraktekkannya.

 

TIPS DALAM MELAKUKAN PEMBINAAN

Kini Anda sudah mengetahui apa saja materi yang perlu disampaikan, selanjutnya adalah waktunya untuk menyampaikan ketujuh materi tersebut secara bertahap.

Nah apa saja yang perlu dilakukan? Berikut ini sudah saya rangkumkan beberapa tips pembinaan yang bisa Anda terapkan.

 

1. Susun Materi Sebelum Sharing

Siapkan materi sebelum sharing, ini membuat materi Anda berstruktur dan efisien dalam waktu tentunya juga pada hasilnya.

Anda bisa tulis terlebih dahulu di note handphone atau file Microsoft Word, untuk kemudian baru disharingkan pada reseller secara bertahap.

 

2. Jadwalkan Rutin Tapi Jangan Terlalu Sering

Berikutnya jadwalkan secara rutin, tapi tak perlu terlalu sering sehingga reseller menjadi bosan atau materi Anda dinilai kurang berharga.

Seminggu dua kali sangatlah cukup untuk pembinaan reseller, infokan pada mereka kapan Anda akan melakukannya, jika perlu berikan poster mengenai materi yang disampaikan.

 

3. Waktu Tepat untuk Hasil Berlipat

Tentukan waktu sharing dimana banyak para reseller memang sedang online dan siap untuk menyimak materi.

Biasanya waktunya di malam hari sekitar jam 19.00 – 20.00, biasakan mereka untuk menyimak langsung saat materi disampaikan, karena jika menunda seringkali mereka justru akan melupakannya.

 

4. Gunakan Media yang Selalu Dibuka

Media yang paling kami sering gunakan adalah grup whatsapp, sehingga pembinaan dilakukan dengan bentuk kuliah whatsapp.

Saat ini, untuk memudahkan transfer energi dan semangat, kami juga menggunakan live audio atau video untuk pembinaan tim reseller.

Silahkan sesuaikan atau sepakati bersama mengenai media yang paling nyaman untuk digunakan oleh seluruh tim.

 

5. Kunci Transaksi adalah di Interaksi

Terakhir, gunakan momen pembinaan ini sebagai sarana Anda untuk berinteraksi juga dengan para reseller.

Jadikan grup Anda seperti rumah mereka untuk bersilaturahim, berkomunitas, berkomunikasi, belajar dan berpenghasilan.

Hal inilah yang justru seringkali membuat mereka loyal terhadap Anda dan mengupayakan yang terbaik dalam memasarkan produk yang dipasarkan.

Jadi wajib konsisten, untuk hasil yang lebih baik dan besar dari sebelumnya. SEMANGAT!

Selesai bab ini kami sampaikan tentang cara membina reseller dengan berbagai skill penjualan agar menjadi pasukan samurai Anda.

Silahkan baca bab selanjutnya yang jauh lebih seru, yaitu mengenai Amunisi apa saja yang wajib Anda berikan kepada Reseller.

Materi ini wajib Anda simak, karena selain skill yang terbaik dari seorang samurai, keberhasilannya juga ditentukan dari pedang yang seperti apa yang dia gunakan.

Jadi waktunya Anda mempersenjatai para reseller dengan amunisi yang tajam dan ampuh menghasilkan closing.

Jangan Lupa Luangkan 3 Detik Untuk SHARE Materi ini.

Siapa tau 1 klik yang Anda lakukan adalah pembuka jalan rezeki bagi orang lain.

EDNOVATE 2019. All rights reserved

EDNOVATE

Ednovate is a group of companies that provides integrated business solutions
for entrepreneurs in Indonesia.

Address

Jl. Mayjen D. I. Panjaitan Kav. 73, Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, 13410

Contact

Office Hour

Monday – Friday
09.00 – 18.00

JADWAL TRAINING KAMI

2019 – All Rights Reserved – (c) PT. Ednovate Indonesia